Tuesday, September 20, 2016

MiniPost : Rainbow In The Night

Apa saja yang membuatmu bahagia
Telah kulakukan untukmu dan mengharapkan cintamu
Kini ku bagai menanti datangnya pelangi dimalam hari yang sepi
Ku sadari yang telah kulakukan
Membuat hatimu terpenjara dan tak sanggup aku melihatnya
Walau seluruh dayaku ingin bersamamu
Kunci hatimu telah patah tak terganti

Cinta tak harus memiliki, tak harus menyakiti
Cinta ku tak harus mati
Cinta tak harus bersamamu, tak harus menyentuhmu
membiarkan dirimu dalam "BAHAGIA"
Walau tak disampingku

Itu ketulusan Cintaku

Setiap kisah memiliki awal dan akhir
dan aku menginginkan akhir yang Indah


A 09 ~

Saturday, May 28, 2016

Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan

Untuk perempuan yang sedang dalam pelukan-mu



Malam demi malam kulewati tanpa sedikitpun rasa kantuk mengiringi malam yang dingin
Tak terasa sampai pagi hari tiba, hilang rasa dingin, terganti oleh hangat matahari yang menyinari pagi itu
Aku ingat moment ini, wajahmu terlihat cantik pagi itu, beberapa perempuan lalu lalang pun tak pernah kulirik hanya dirimu seorang yang sedang duduk di ujung lorong sekolah kala itu.

Rasa yang ada dalam hati ini sedikit demi sedikit terkumpul namun aku tidak bisa mengungkapkan
Mataku tertuju padamu dan kita saling bertatap jauh karena tak kuat merasa malu
Lalu kita berjalan saling mendekat, lebih dekat, lalu saling berpapasan namun hati ini, mata ini takut untuk menatap langsung.
Kita saling melempar senyum
Lalu kita saling berlari menjauh
Terus berlari menjauh
Jauh
Jauh, dan
Terus menjauh sampai tak ada suara yang terdengar

Malam hari, menuju pagi
Hati semakin cemas menunggu kabar
Sampai Hati ini terus merasakan Rindu
Rindu yang kala itu menjadi momen kita bertemu



With song : Payung Teduh



Sunday, May 15, 2016

Dari dahulu kita selalu di Doktrin

       Doktrin, ada yang tahu apa itu doktrin ? apa masih asing di telinga kalian kata doktrin ? mungkin sebagian orang masih asing dengan kata doktrin tapi sekali lagi ini bukan sejenis obat ataupun dokter, jangan sampai lidah kamu terlilit ya, sekali lagi Doktrin.


Doktrin : dalam kamus bahasa Indonesia (KBBI) itu berarti sebuah ajaran lebih tepatnya secara "khusus", atau
Indoktrinasi : yaitu pemberian ajaran secara mendalam (tanpa kritik) atau penggemblengan mengenai suatu paham atau doktrin tertentu dengan melihat suatu kebenaran dari arah tertentu saja.

Sudah paham kan arti kata doktrin itu apa ? 
Oke kita lanjutkan pembahasan dari judul ini, Dari dahulu kita selalu di doktrin, mengenai apa ? banyak hal yang kita terima dari doktrin/ajaran tersebut ya semisal contoh kecilnya : kita sebelum makan harus cuci tangan terlebih dahulu (jika memakai tangan). Ya walaupun bukan dengan bahasa doktrin tetapi tetap saja masuk dalam hal ajaran karena memang artinya "ajaran", disini saya tidak akan membahas mengenai agama karena sifatnya sensitif, semua orang bisa berkomentar tentang agama namun disini saya bukan ahlinya, jadi skip pembahasan doktrin agama.

Banyak artikel tentang doktrin salah satunya telah saya sebutkan diatas, agama, namun coba kita bahas hal lain selain itu misalnya kebiasaan kita, ternyata terkadang tidak kita sadari bahwa itu menjadi hal biasa, saya pernah menonton acara stand-up salah satunya membahas tentang "Teh Manis" or in English is "Sweet Tea" yoii yoii haha, yak disitu dibahas jika kita sakit apa atau terkena masalah apapun disarankan minum teh manis, ketika ada kecelakaan si korban disarankan minum teh manis, masuk angin minum teh manis (gejala khas orang Indonesia, karena di luar negeri sana belum ditemukan ada orang masuk angin setelah musim salju), ini sudah jadi turun temurun jika kita berpikir secara logis bahwa air biasa saja tidak masalah namun selalu disarankan teh manis sebagai obat manjur, aneh memang tapi terkadang ya ada efeknya atau tidak tergantung bagaimana kita menyikapinya.

Doktrin pula terkadang diartikan seperti hipnotis atau sugesti-sugesti yang ditanamkan kepada kita, bisa saja mulai dari sejak dini atau masa sekarang, masih kurang penjelasannya? saya tambahkan contoh lain seperti : "nak, mainnya jangan sampai larut maghrib nanti di culik setan" nah contoh disini kita di doktrin suatu hal, yaitu ketakutan, akan ada hal-hal jika kita tidak mematuhinya, mengajarkan suatu kebiasaan pulang lebih awal.

Pertanyaannya :
Jadi bagaimana, apakah Doktrin itu sifatnya positif atau negatif ? apakah Baik atau tidak?

Positif atau Negatif, bagaimana suatu doktrin itu diterapkan pada kita, namun sebaiknya jika kita yang sudah berumur, bisa berpikir dewasa pula, sudah tahu mana yang baik dan yang buruk mana yang harus mana yang tidak, dan sebaiknya cara Doktrin positif yang kita ambil saja dan ada manfaatnya untuk kita ataupun untuk sekitar kita. 

Sunday, January 10, 2016

Sahabat Dalam Balutan Cafe Serabi



Aku tuliskan tulisan atau ketikan ini untuk seorang sahabatku yang aku kenal sejak masuk kuliah, aku mengenalnya secara tidak sengaja, dan mungkin sudah biasa dan seperti biasa mengenal sekedar tanya-tanya akhirnya kenal, ya Ubaidil namanya.
Tidak kah kau tau bahwa tak menyangka bahwa orang seperti dia mudah dalam bergaul, mengenal seseorang, dan kebanyakan sifat sahabatku ini tidak jauh berbeda denganku, namun ya disitulah letak menarik dari sebuah persahabatan.

Aku disini tidak ingin menceritakan tentang biografi seseorang apalagi menulis tentang sahabatku ini Ubaidil Fitri, karena aku sedikitpun tidak dibayar :p hahaha, tapi hanya sedikit menshare pengalaman yang ada. 
Kafe Serabi, ya buku yang berjudul Kafe Serabi ini ditulis oleh sahabatku ini, disitu menceritakan seorang sahabat, ya sahabat pokoknya dan yah sebelum meluncurkan bukunya itu, dia berdebat dengan publisher dan sempat bertanya juga kepadaku, tentang hewan peliharaan yang mungkin kurang sedikit familiar di telinga kita, skip terlalu panjang untuk di ceritakan dan terlalu rumit untuk dibahas karena waktunya bersantai, yak diputuskanlah (gak usah baper deh atau galau kalau dengar kata itu hahaha) yap aku ulangi lagi, diputuskanlah hewan yang dipilih, yaitu ...... taraaaaaa Sugar Glider hihi.

Selama berhari-hari dia ini selalu kirim dan mengirim revisi tulisan itu, entah apa yang ada dipikirannya, karena aku bukan seorang Romy Rafael yang membaca pikiran, jadi yah aku pikir dia sangat atau bisa gila, memikirkan apa yang cocok untuk tulisannya (aku rasa kalimat ini akan dia komentar 'gila lebay dah' hahaha karena emang ini sudah diskenariokan, namun tanpa sepengetahuan dia). Skip skip skip.... 
Alhamdulillah ternyata dia bisa menyelesaikan tulisannya, tidak ada kata menyerah sebelum kita mencoba, buku yang berjudul Kafe Serabi itu sudah banyak di toko buku di pulau jawa dan di luar pulau jawa bahkan sudah ke mancanegara kawan. Sungguh luar biasa buku itu (bukan orangnya, orangnya mah biasa aja hahaha) bercanda kawan!

Hebat, ya hebat lah sahabatku ini tidak kusangka aku bersahabat dengan seorang penulis, tidak pernah terpikirkan bagaimana awalnya, memang sebelumnya dia pernah meluncurkan buku yang berjudul "Air Mata Sang Garuda" cukup sukses namun tidak se' wah yang ini.

thankyou my bestfriend

Jika kau bertanya mengapa aku tidak mereview atau menulis sedikit cuplikan apa yang ada dalam buku "Kafe Serabi" ini jawabannya simple, Beli! kok begitu, kenapa ? bukan berarti aku pelit ya ^^v tapi disuruh beli sama si Ubaidil ini hahaha, maaf bukannya aku takut akan kehilangan dirimu, tapi aku takut, kehilangaaaan .... (ealaaah malah nyanyi :p).
Yah bukannya aku egois tapi, "terkadang dibutuhkan keegoisan dalam menjalin hubungan (bersahabat)" *Kafe Serabi.

*Cafe Serabi